Akhir Nasib Sopir MBG Kebumen yang Viral Kecelakaan, Tapi Ngamuk saat Mau Ditolong Warga

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah, 9 Februari 2026-Sopir mobil layanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ajiz Setyo Wihantoro (39) diberhentikan sebagai relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Seperti diketahui, sopir tersebut terlibat perselisihan dengan warga di wilayah Desa Clapar Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen pada Jumat (6/2/2026).

Kejadian itu bermula saat mobil yang dikemudikan Ajiz mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak gerbang SDN Clapar.

Warga yang mengetahui kejadian itu berniat untuk menolong korban akan tetapi beberapa orang justru mengalami luka-luka karena diamuk oleh sopir.

Insiden tersebut telah diselesaikan secara mediasi di Sanggar Tari Pager Bumi Panembahan Desa Clapar pada Sabtu (7/2/2026).

Turut hadir dalam mediasi itu TNI-Polri, pemerintah kecamatan serta desa dan pihak SPPG Tirto Mulyo Wonotirto.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Kebumen, Dwi Sekar menyampaikan, peristiwa yang terjadi telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi dan para pihak telah mencapai kesepakatan bersama.

“Terkait status relawan, Kepala SPPG telah menyampaikan usulan pemberhentian berdasarkan hasil evaluasi internal. Adapun keputusan terkait pemutusan kontrak sepenuhnya merupakan kewenangan yayasan sebagai pihak yang menaungi relawan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, yayasan memutuskan untuk mengakhiri keterlibatan yang bersangkutan sebagai relawan SPPG,” katanya , Senin (9/2/2026).

Menurutnya keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas, kedisiplinan, serta standar operasional dalam pelaksanaan kegiatan SPPG.

“Ke depan, kami akan memperkuat evaluasi dan pengawasan, khususnya terkait kepatuhan terhadap prosedur di lapangan, agar kejadian serupa tidak terulang,” terangnya.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Dalam proses mediasi, pihak SPPG telah menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan diterima oleh warga.

Kapolres Putu menyebut kepolisian tetap melakukan pengamanan selama proses mediasi untuk memastikan situasi berjalan tertib. Sejumlah personel Polsek Karanggayam dan Babinsa diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

“Sampai saat ini situasi di Desa Clapar dan sekitarnya terpantau kondusif,” ungkapnya.