Curug Tirta Sela Baturraden, Air Terjun Unik yang Mengalir dari Celah Batu Lereng Gunung Slamet

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah 9 Januari 2026-Kabupaten Banyumas memiliki banyak destinasi wisata alam, salah satunya Curug Tirta Sela yang berada di kawasan wisata Baturraden.

Air terjun ini dikenal unik karena aliran airnya tidak jatuh dari tebing terbuka, melainkan menyembur langsung dari sela-sela bebatuan alami di lereng Gunung Slamet.

Asisten Manager PT Palawi Risorsis, Yudi Priono, mengatakan Curug Tirta Sela awalnya dikenal masyarakat dengan nama Curug Teng Tung.

Pada awalnya, lokasi tersebut belum memiliki akses jalan dan belum dikelola secara optimal.

“Dulu namanya Curug Teng Tung dan belum ada akses jalan ke sana.

Baru pada 2019 kami mulai membangun akses dan mengelolanya,” kata Yudi, Jumat (9/1/2026).

Nama Tirta Sela sendiri diambil dari karakteristik curug tersebut.

Tirta berarti air, sementara sela berarti celah batu.

Keunikan ini menjadikan Curug Tirta Sela berbeda dengan air terjun pada umumnya.

“Ini curug yang sangat unik karena airnya keluar dari sela-sela batu.

Lokasinya berada di lereng Gunung Slamet,” jelasnya.

Curug Tirta Sela memiliki karakteristik debit air yang relatif stabil sepanjang tahun.

Saat musim kemarau, air terjun ini tidak pernah kering dan tetap mengalir dengan debit yang hampir sama.

Bahkan, kondisi tersebut membuat curug ini cukup aman untuk aktivitas berenang hingga diving.

“Kalau musim kemarau airnya tetap keluar dari sela-sela batu dan debitnya stabil.

Tapi saat musim hujan, air justru keluar dari bagian atas, bukan dari sela batu, dengan debit lebih besar,” ujar Yudi.

Pada musim hujan, ketinggian pancuran air Curug Tirta Sela bisa mencapai sekitar 30 hingga 40 meter.

Sementara saat musim kemarau, ketinggian air berkisar 14 hingga 16 meter, menciptakan suasana yang lebih tenang dan privat.

Curug Tirta Sela terletak di Dusun II, Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, sekitar 14 sampai 15 kilometer dari pusat Kota Purwokerto.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat berkendara menuju kawasan Baturraden, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 7 sampai 10 menit melalui jalur setapak dan anak tangga yang telah tertata.

Keindahan alam di sekitar curug semakin terasa karena berada di kawasan yang masih asri.

Vegetasi hijau, hutan pinus, serta udara sejuk khas pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang dan jauh dari keramaian kota.

Di bawah curug, terdapat kolam alami yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air atau sekadar merendam kaki.

Selain itu, pengelola juga menyediakan gardu pandang bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama Curug Tirta Sela dengan aman tanpa harus mendekati aliran air.

Sebagai bagian dari kawasan wisata Baturraden, Curug Tirta Sela telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang seperti toilet, jalur pejalan kaki, serta beberapa spot foto yang cukup instagramable.

Namun, fasilitas kuliner di sekitar lokasi masih terbatas, sehingga pengunjung disarankan membawa bekal sendiri.

Curug Tirta Sela dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Tiket masuk diberlakukan dengan dua skema.

Pada akhir pekan, tiket masuk kawasan wana wisata sebesar Rp25 ribu dan tiket menuju Curug Tirta Sela sebesar Rp15 ribu.

Sementara pada hari biasa (weekday), tiket masuk wana wisata Rp20 ribu dan tiket curug tetap Rp15 ribu.

Pengelolaan Curug Tirta Sela mengusung konsep ekowisata dengan menekankan pelestarian lingkungan.

Pengunjung diwajibkan menjaga kebersihan, tidak merokok, serta tidak melakukan vandalisme.

Bahkan, pengelola menerapkan sanksi denda bagi wisatawan yang melanggar aturan demi menjaga kelestarian alam dan sumber mata air yang juga dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Salah satu pengunjung, Ones Kristalia, mengaku terkesan dengan keindahan Curug Tirta Sela meski jalur menuju lokasi cukup menantang.

“Bagus pemandangannya. Baru pertama kali lihat curug seperti ini, apalagi pas ada pelanginya.

Capeknya langsung hilang,” kata Ones.

Ia menyebut jalur menuju curug cukup menguras tenaga karena harus melewati tanjakan, turunan, dan anak tangga yang curam.

Meski demikian, keindahan alam yang ditawarkan membuat perjalanan terasa sepadan.

Dengan keunikan geomorfologi, suasana alam yang masih terjaga, serta konsep wisata ramah lingkungan, Curug Tirta Sela menjadi salah satu destinasi unggulan di Baturraden yang layak dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.