Hadapi Lonjakan Aktivitas Nataru, Jepara Siapkan 8 Fokus Strategis Jaga Stabilitas dan Keamanan

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,15 Desember 2025-Pemerintah Kabupaten Jepara menetapkan delapan fokus perhatian utama dalam menghadapi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas daerah tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, lonjakan wisatawan, serta potensi kerawanan sosial dan bencana.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Mapolres Jepara, Senin (15/12/2025).

Rakor ini melibatkan Pemkab Jepara, Polres Jepara, serta unsur Forkopimda sebagai wujud penguatan sinergi lintas sektor.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa Nataru selalu membawa dinamika tersendiri, mulai dari meningkatnya kebutuhan bahan pokok, kepadatan lalu lintas, hingga intensitas aktivitas masyarakat di ruang publik.
“Mobilitas meningkat, kebutuhan pokok melonjak, dan aktivitas masyarakat semakin padat. Kondisi ini membutuhkan kesiapan yang matang serta kerja sama semua pihak,” kata Witiarso, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, sinergitas antarlembaga menjadi kunci utama agar Jepara tetap aman dan kondusif selama perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

“Kita harus bahu-membahu menjalankan peran masing-masing. Tujuannya satu, agar masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan damai,” tegasnya.

Dalam rakor tersebut, Bupati menekankan delapan fokus strategis yang menjadi perhatian bersama.

Fokus pertama adalah pengendalian inflasi dan stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya sembako.

Kedua, kelancaran arus lalu lintas serta distribusi logistik, termasuk ketersediaan BBM dan gas elpiji.

Fokus berikutnya meliputi jaminan keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum, kesiapan infrastruktur pendukung, serta mitigasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi meningkat akibat faktor cuaca ekstrem.

Selain aspek pengamanan, Pemkab Jepara juga melihat momentum Nataru sebagai peluang ekonomi.

Karena itu, lonjakan wisatawan, peningkatan fasilitas pelayanan publik, serta kualitas layanan kepada masyarakat turut menjadi perhatian utama.

“Dengan kesiapsiagaan bersama, saya optimistis keamanan dan kondusivitas Kabupaten Jepara dapat terjaga,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso menyampaikan bahwa rakor ini menjadi langkah awal dalam memastikan pengamanan Nataru berjalan optimal.

Jajaran kepolisian bersama instansi terkait akan memperkuat koordinasi, terutama dalam pengamanan ibadah Natal dan arus pergerakan masyarakat saat Tahun Baru.

“Selain memberikan rasa aman bagi umat yang merayakan Natal, fokus pengamanan juga pada kenyamanan masyarakat secara umum, khususnya kelancaran arus lalu lintas,” kata Kapolres.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemkab Jepara berharap seluruh unsur terkait memiliki satu langkah dan komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dengan demikian, perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Ukir dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.