www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,23 April 2026-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengungkapkan kontribusi BUMD telah menyumbang Rp 7,1 M untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kendal tahun 2025.
Jumlah itu terus mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, dengan digawangi 7 BUMD yang ada.
Di antaranya PD Aneka Usaha, PDAM Tirto Panguripan, BPR Kendali Arta, dan PD Farmasi. Selain itu, Pemkab Kendal juga memiliki penyertaan modal di Bank Jateng, BPR BKK Kendal, dan BPR BKK Jateng.
“Kontribusi terbesar berasal dari PDAM Tirto Panguripan yang mencapai Rp4,5 miliar,” kata bupati yang akrab disapa Tika dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Tika menambahkan, ketujuh BUMD tersebut saat ini dalam kondisi surplus. Sehingga diharapkan bisa memperkuat kontribusi terhadap PAD di tengah ketergantungan pada transfer pemerintah pusat ke daerah.
Lebih lanjut, Tika menuturkan jika Kendal menjadi daerah yang tak luput dari pengurangan TKD dari pemerintah.
“BUMD menjadi andalan untuk menambah PAD Kendal, sehingga harus terus meningkatkan kinerja dan inovasi,” sambungnya.
Di sisi lain, bupati juga mendorong BUMD untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Cara ini bisa menjadi langkah untuk mengurangi ketergantungan modal dari Pemkab Kendal.
“BUMD Kendal agar terus meningkatkan kemitraan dengan berbagai pihak, sehingga bisa mengurangi ketergantungan modal dari Pemkab Kendal,” tandasnya.
