Warga Pagerbarang Minta Tambah Puskesmas, Ini Respon Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,8 Juni 2026-Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal mendapat aduan dari masyarakat saat kunjungan lapangan ke Puskesmas Pagerbarang pada akhir Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, masyarakat berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan Puskesmas tambahan agar antrean pasien tidak semakin panjang.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Didi Permana bersama anggota dewan turun langsung melihat kondisi pelayanan sekaligus berdialog dengan warga yang sedang berobat.

Sesuai data kependudukan terbaru menunjukkan jumlah warga Kecamatan Pagerbarang mencapai 68.453 jiwa.

Sementara sesuai data BPS Kabupaten Tegal per 31 Oktober 2025 mencatat jumlah penduduk ada 66.326 jiwa.

Menanggapi usulan penambahan Puskesmas, Didi Permana mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Tegal.

Hasilnya, secara regulasi pembangunan dua Puskesmas di Kecamatan Pagerbarang memungkinkan untuk dilakukan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinkes. Tapi kami akan melakukan riset dan kajian terlebih dahulu.”

“Mulai dari lokasi, cakupan pelayanan, hingga kebutuhan anggarannya.”

“Hal itu karena pembangunan fasilitas kesehatan baru harus melalui kajian mendalam,” jelas Didi Permana.

Selain persoalan penambahan Puskesmas, Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal juga menerima masukan terkait keterbatasan area parkir di Puskesmas Pagerbarang.

Tingginya jumlah kunjungan pasien membuat lahan parkir yang tersedia sering penuh.

Menurut Didi, sebenarnya sudah tersedia lahan yang dapat dimanfaatkan untuk perluasan area parkir.

Namun lahan tersebut masih membutuhkan penataan dan pavingisasi agar bisa digunakan secara optimal.

Komisi IV berencana mengawal kebutuhan tersebut melalui mekanisme penganggaran daerah.

Mengenai usulan pavingisasi area parkir akan didorong masuk dalam pembahasan anggaran tahun 2027 untuk direalisasikan melalui APBD Kabupaten Tegal 2028.

“Pastinya akan kami perjuangkan melalui penganggaran agar fasilitas pendukung pelayanan kesehatan bisa segera ditata dan masyarakat merasa lebih nyaman,” tegas didi.

Sementara itu, warga Desa Suro Kidul, Ujang menuturkan, mayoritas warga menginginkan penambahan fasilitas layanan kesehatan.

Mereka menilai keberadaan satu Puskesmas sudah tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang tersebar di 13 desa.

“Ketika ada Puskesmas tambahan tentu pelayanan lebih cepat. Mengingat selama ini ketika pasien membludak antreannya bisa sangat panjang.”

“Bahkan bisa datang pagi siang baru selesai. Harapannya, dengan penambahan Puskesmas bisa mengurai antrean sehingga masyarakat merasa lebih nyaman,” imbuh Ujang.