Truk Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Magelang, Tabrak Dua Motor dan Mobil

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,13 Juli 2026-Kecelakaan beruntun terjadi di jalur nasional Magelang–Salatiga dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

Sebuah truk diduga mengalami rem blong saat melintas di Jalan Magelang–Salatiga, tepatnya di Dusun Pakis Tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 08.33 WIB.

Insiden tersebut melibatkan empat kendaraan, yakni sebuah truk bernomor polisi W 8117 ZB, sepeda motor Honda PCX H 5237 BFC, Honda Beat G 5671 QH, serta mobil Daihatsu Xenia AB 1787 PY.

Berdasarkan keterangan awal dari kepolisian, truk melaju dari arah Salatiga menuju Magelang sebelum diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong atau sistem pengereman tidak berfungsi sehingga menabrak sepeda motor Honda PCX dan Honda Beat yang berjalan searah di depannya.

Truk kemudian terus melaju hingga menabrak Daihatsu Xenia yang datang dari arah berlawanan,” ujar Iptu Ricky S. Hartono.

Benturan keras menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Tingkat (RST) Magelang untuk mendapatkan penanganan medis.

Pengendara Honda PCX mengalami cedera pada kepala dan memar di bagian kaki.

Pembonceng Honda PCX menderita luka memar pada tangan dan kaki. Sementara itu, pengendara Honda Beat mengalami cedera kepala serta luka robek pada kaki kanan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut sempat memicu perlambatan arus kendaraan di Jalan Magelang–Salatiga.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas selama proses evakuasi korban dan pemindahan kendaraan yang terlibat.

 

Polisi Lakukan Olah TKP dan Selidiki Penyebab Kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S. Hartono, menjelaskan bahwa petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kegagalan fungsi sistem pengereman pada truk.

Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman, guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.