www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,4 Mei 2026-Kecelakaan maut melibatkan motor yang ditumpangi satu keluarga dengan sebuah light truk tanpa muatan terjadi di Jalan Prof Dr Hamka, tepatnya di sekitar depan ruko Segitiga Emas, Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) siang.
Kecelakaan itu mengakibatkan seorang anak meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara kedua orangtuanya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.20 hingga 10.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor yang ditumpangi tiga orang, diduga ayah, ibu, dan anak, melaju dari arah Jerakah menuju arah Mijen.
Sesampainya di sekitar depan ruko, motor tersebut terlibat kecelakaan dengan truk berwarna hijau yang tidak sedang membawa muatan.
Saksi mata sekaligus Pengawas BRT Trans Semarang, Arief H, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum mengetahui adanya kecelakaan tersebut.
“Saya dengar suara benturan ‘derr’, terus saya noleh ke kanan, tiga orang sudah jatuh. Posisi jatuh ke kanan, truknya sudah berhenti di sebelah kanan,” kata Arief
Dia menambahkan, kejadian berlangsung sangat cepat sehingga dirinya tidak mengetahui pasti penyebab sepeda motor tersebut terjatuh.
Keterangan lain disampaikan Dewa (30), warga setempat yang biasa membantu mengatur lalu lintas.
Dia menduga sepeda motor sempat terjatuh sebelum tertabrak truk.
“Kayaknya ditabrak truk. Boncengan tiga orang,” kata Dewa.
Sementara itu, proses evakuasi korban dilakukan oleh relawan gabungan bersama petugas kepolisian.
Sekitar pukul 11.30 WIB, mobil jenazah, mobil ambulans dan mobil Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang berada di lokasi.
Relawan, Rifki Deni Kurniawan, menyebutkan bahwa korban anak dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke RSUP Dr Kariadi.
“Untuk bapak dan ibunya dibawa ke Rumah Sakit Permata Medika.
Anak kecilnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan jenazah dibawa ke rumah sakit Kariadi,” jelas Rifki.
Dia menambahkan, kondisi kedua orang tua korban mengalami luka, dengan sang ayah sempat berdiri diduga dalam kondisi syok, sementara ibu mengalami luka lecet.
“Bapaknya sempat berdiri, mungkin syok. Ibunya lecet-lecet,” tambahnya.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga sekitar pukul 12.16 WIB.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
