Berkah Iduladha, Jasa Salon Kambing Mang Jaja di Cilacap Kebanjiran Order

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,16 Mei 2026-Momen menjelang Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil di Kabupaten Cilacap, salah satunya jasa salon kambing milik Jaja di Pasar Hewan Karangpucung yang kini kebanjiran pelanggan.

Di tengah hiruk-pikuk pasar ternak yang semakin ramai memasuki bulan Zulhijah, tangan-tangan terampil Jaja sibuk merapikan tanduk, mencukur bulu, hingga membersihkan kuku kambing agar tampil lebih menarik di mata calon pembeli.

Pria asal Desa Cijati, Kecamatan Majenang, yang akrab disapa Mang Jaja itu mengaku jumlah kambing yang ditanganinya meningkat tajam dibanding hari biasa.

“Kalau hari-hari biasa paling 15 sampai 20 ekor kambing, sekarang bisa sampai 30 ekor lebih,” ujar Jaja.

Bagi para pedagang ternak, penampilan kambing ternyata menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi minat pembeli saat memilih hewan kurban di pasar.

Di tangan Mang Jaja, kambing yang sebelumnya tampak kusam dan berbulu acak disulap menjadi lebih bersih, gagah, dan rapi sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Biar ada yang minat beli sama lakunya lebih mahal,” kata Jaja.

Perawatan yang paling banyak diminati pelanggan yakni merapikan tanduk kambing agar terlihat simetris dan lebih menarik saat dipajang di lapak penjualan hewan kurban.

“Paling banyak merapikan tanduk kambing, supaya lebih rapi dan lebih gagah katanya, pengaruh juga sama harga jualnya,” ungkapnya.

Selain tanduk, Mang Jaja juga melayani pencukuran bulu serta pemotongan kuku kambing yang sudah panjang dan tidak rapi agar hewan tampak lebih bersih.

“Kuku yang ada rambutnya, sedikit yang jembrong-jembrong kita potongin, rapihin,” tutur Jaja.

Untuk sekali perawatan, pelanggan dikenakan tarif mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per ekor tergantung tingkat kesulitan pengerjaan dan kondisi kambing.

“Tergantung kesulitan ya, kalau yang agak rumit Rp20.000 sampai Rp25.000 per ekornya,” jelasnya.

Tak hanya membuka jasa di pasar hewan, Mang Jaja juga menerima panggilan langsung ke kandang milik pelanggan apabila jumlah kambing yang akan dirawat cukup banyak.

“Kalau jumlahnya banyak, saya yang datang ke sana, karena repot juga kalau harus bawa banyak kambing ke pasar,” ujarnya.

Ramainya permintaan jasa salon kambing menjelang Iduladha ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang cukup berarti bagi Mang Jaja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Seorang pedagang ternak bernama Khadirun mengaku rutin menggunakan jasa salon kambing sebelum hewan miliknya dijual kepada pembeli.

Menurut Khadirun, kambing yang sudah dirawat biasanya lebih cepat laku dan memiliki harga jual lebih tinggi dibanding kambing yang belum dirapikan.

“Kalau dijual, bisa naik Rp100.000 sampai Rp200.000,” kata Khadirun.