www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,15 September 2026-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Kepala Seksi Logistik BPBD Blora, Yudi Prasetyo, mengatakan hingga 13 September 2026, sebanyak 688 tangki air bersih sudah disalurkan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Blora yang terdampak kekeringan.
“Sampai 13 September kemarin, kami sudah menyalurkan 688 tangki, dengan total volume air yang telah disalurkan mencapai 3.465.000 liter,” katanya, Selasa (15/9/2026).
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan dari ratusan tangki yang disalurkan itu, tersebar di ratusan titik lokasi.
“Ada 121 desa yang tersebar di 14 kecamatan, yang sudah kami distribusikan bantuan air bersih,” jelasnya.
Yudi Prasetyo, mengatakan pendistribusian air bersih masih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
Distribusi air dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan laporan dari wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Adapun Kecamatan Jati menjadi salah satu wilayah dengan distribusi air bersih terbanyak.
“Dari data kami itu, di Kecamatan Jati itu kami sudah menyalurkan sebanyak 99 tangki atau 495.000 liter air. Kemudian Randublatung sebanyak 73 tangki atau 365.000 liter, Banjarejo juga sudah kami distribusi sebanyak 75 tangki atau 378.000 liter,” jelasnya.
Dari 688 tangki yang telah didistribusikan, itu rinciannya, 433 tangki berasal dari BPBD Kabupaten Blora.
“Sementara 255 tangki lainnya berasal dari berbagai pihak, di antaranya BBWS, PMI, IKA UNS, PMI, Baznas, MDMC Blora, Squad Nusantara Cepu, Parpol, ormas, relawan lainnya, Kejaksaan, serta PDM Blora,” terangnya.(
