Jadi Korban Tabrak Lari, Bocah 11 Tahun Tewas di Jalan Banjarnegara-Wonosobo

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,16 April 2026-Kecelakaan lalu lintas yang disertai aksi tabrak lari terjadi di Jalan Banjarnegara-Wonosobo, tepatnya di wilayah Kelurahan Kalierang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Kamis (16/4/2026).

Kasie Penmas Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas disertai tabrak lari.

Pengemudi sudah berhasil diamankan dan saat ini dalam penanganan Polres Wonosobo,” ujarnya.

Peristiwa itu melibatkan mobil pikap bernopol T-8188-HL yang dikemudikan S (35), warga Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AA-2858-JZ yang dikendarai IES (39), warga Leksono, Wonosobo.

Dari keterangan yang diperoleh, kecelakaan bermula saat mobil pikap melaju dari arah Banjarnegara menuju Wonosobo.

Ketika sampai di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang waspada terhadap kondisi lalu lintas di depannya hingga menabrak bagian belakang sepeda motor yang ditumpangi korban bersama dua penumpang.

Akibat kejadian tersebut, korban IES mengalami luka memar di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di RSUD Wonosobo.

Salah satu penumpang anak berinisial UHD (8), mengalami luka terbuka dan turut mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, penumpang lainnya, AWN (11), mengalami luka berat. Meski sempat mendapat penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wonosobo.

Usai kecelakaan, pengemudi mobil pikap tidak berhenti dan justru melarikan diri dari lokasi kejadian.

Tindakan tersebut memicu reaksi warga dan saksi mata yang langsung melakukan pengejaran sambil berteriak memberi tahu adanya tabrak lari.

Pengejaran berlangsung hingga memasuki wilayah perkotaan.

Kendaraan pelaku akhirnya berhasil dihentikan oleh anggota Polres Wonosobo yang saat itu sedang bersiap mengikuti apel pagi di sekitar Mapolres Wonosobo.

“Pengemudi pun langsung diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya Aipda Nanang.

Selain menimbulkan korban luka dan meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.