www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,30 April 2026-Sebanyak 1.336 jamaah calon haji asal Kabupaten Banyumas dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 14 – 15 Mei 2026 mendatang.
Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan armada bus terbaru hingga pengawalan ketat, bahkan menyediakan hingga tiga ambulans untuk setiap kloter demi memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah.
Pelepasan jamaah calon haji berlangsung di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (30/4/2026), yang dihadiri jajaran pemerintah daerah serta para jamaah calon haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banyumas, Dr. H. Afiffudin Idrus, berpesan agar para jamaah meluruskan niat dalam menjalankan ibadah haji.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam setiap kelompok terbang (kloter).
“Per kloter harus kompak, tidak ada pemisahan apa pun. Saling tolong-menolong antar jamaah, jangan ada yang dibiarkan sendiri.
Dan yang tidak kalah penting, jaga nama baik jamaah haji Kabupaten Banyumas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengucapkan selamat kepada para jamaah calon haji dan berharap seluruhnya dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta kembali sebagai haji yang mabrur.
Ia juga mengingatkan kondisi cuaca di Tanah Suci yang relatif panas, sehingga jamaah diminta menjaga kesehatan dengan banyak minum air putih serta memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.
“Gunakan gelang barcode, jangan bepergian sendiri, dan selalu bersama rombongan,” pesannya.
Sadewo juga menyinggung peluncuran Tri Las Program serta pentingnya peran guru ngaji dan marbot dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan.
Di sisi lain, Kabag Kesra Pemkab Banyumas, Wakhyono, menyebutkan jumlah jamaah haji Banyumas tahun ini mencapai 1.329 orang.
Dengan tambahan petugas haji daerah, total keseluruhan menjadi 1.336 orang.
Ribuan jamaah tersebut akan terbagi dalam lima kloter, yakni Kloter 72, 73, 74, 75, dan 76.
Pemberangkatan akan diawali dari GOR Satria Purwokerto.
Untuk Kloter 72 dan 73 dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026, sedangkan Kloter 74, 75, dan 76 akan diberangkatkan pada 15 Mei 2026.
Setiap kloter akan didampingi oleh petugas penyelenggara haji Indonesia (PPIH), yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tenaga kesehatan.
Di masing-masing kloter terdapat dua tenaga kesehatan, sehingga total petugas PPIH per kloter sekitar empat orang.
Selain itu, terdapat lima petugas haji daerah yang akan disebar di beberapa kloter, yakni dua petugas di Kloter 73, dua petugas di Kloter 74, dan satu petugas di Kloter 75.
Wakhyono juga mengungkapkan, jamaah termuda tahun ini berusia 18 tahun, sedangkan yang tertua berusia 86 tahun.
Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rukun dan sunnah haji dengan baik serta diberikan kemudahan, keselamatan, dan kelancaran selama berada di Tanah Suci.
“Tentu kami mohon doa dari seluruh masyarakat Banyumas agar jamaah kita bisa menjalankan ibadah dengan baik dan kembali menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Terkait persiapan, Pemkab Banyumas telah menyiapkan armada transportasi untuk mengangkut jamaah dari Banyumas menuju embarkasi, serta pemulangan dari debarkasi ke daerah asal.
Pemerintah juga menggandeng penyedia jasa transportasi dengan menghadirkan bus produksi tahun 2024 yang dilengkapi fasilitas memadai demi kenyamanan jamaah.
Selain armada, pengamanan dan layanan kesehatan juga menjadi perhatian. Dalam setiap kloter, disiapkan unsur pengamanan dari Polri dan TNI, serta tenaga kesehatan.
Bahkan, dalam satu kloter disiapkan hingga tiga ambulans yang dilengkapi tenaga medis untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan.
Petugas dari KBIHU serta pemerintah daerah juga turut mendampingi guna memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan optimal sejak keberangkatan hingga kembali ke Banyumas.
“Ini adalah tanggung jawab kami. Kami berupaya semaksimal mungkin melayani jamaah, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan,” pungkas Wakhyono.
