BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Pulo Rembang, Seorang Lansia Tewas

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,19 Agustus 2026-Kebakaran melanda sebuah rumah di Dukuh Ngrandu, Desa Pulo, Kecamatan/Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026).

Peristiwa nahas yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik tersebut merenggut nyawa sang pemilik rumah, Subakri (67), serta menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Jasad korban ditemukan di area ruang makan setelah api berhasil dikendalikan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Erwin Rahadyan, mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti meninggalnya korban di lokasi kejadian.

“Penyebab kematian belum diketahui pasti, tetapi korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi,” ujar Erwin.

Insiden kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga setempat bernama Fajar ke posko pemadam kebakaran sekitar pukul 00.13 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas bergerak cepat dan tiba di lokasi tujuh menit berselang, yakni pukul 00.20 WIB, untuk memulai upaya penjinakan api.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 00.20 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 02.31 WIB,” tutur Erwin menjelaskan kronologi penanganan.

Upaya penyelamatan dan pemadaman sempat diwarnai ketegangan karena aliran listrik di lokasi kejadian masih menyala.

Erwin menuturkan bahwa arus listrik yang masih mengalir sempat menyetrum petugas dan warga yang berniat melakukan pemadaman serta evakuasi awal.

Situasi tersebut memaksa tim di lapangan menahan diri sejenak demi keselamatan, sembari menunggu pihak PLN tiba untuk memutus aliran listrik.

Amukan si jago merah tidak hanya merenggut nyawa Subakri, tetapi juga menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta satu unit sepeda motor miliknya.

Untuk menjinakkan api, BPBD Kabupaten Rembang mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran yang didukung oleh dua unit mobil tangki penyuplai air.

Operasi pemadaman dan penanganan di lokasi berlangsung secara terpadu dengan melibatkan kolaborasi antara Damkar BPBD Rembang, petugas PLN, tim medis PSC, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran Polres dan Polsek Rembang, serta warga sekitar yang bahu-membahu membantu proses evakuasi.

Usai merampungkan proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu bahaya susulan, petugas menyempatkan diri memberikan edukasi singkat seputar penanggulangan kebakaran kepada masyarakat setempat.

Seluruh personel gabungan akhirnya meninggalkan lokasi dan kembali ke posko pada pukul 02.38 WIB.