Garis Pantai Kuripan Batang Menyusut 20-40 Sentimeter per Tahun, DLH Genjot Penanaman Mangrove

www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,20 September 2026-Ancaman perubahan garis pantai dan rob menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Batang, khususnya di kawasan Pantai Kuripan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang melakukan langkah antisipasi dengan penanaman mangrove untuk membantu melindungi kawasan pesisir sekaligus menjaga ekosistem laut.

Kepala DLH Kabupaten Batang, Rusmanto, mengatakan kondisi rob di Pantai Kuripan sejauh ini relatif lebih aman jika dibandingkan dengan sejumlah wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Batang.

“Kalau robnya yang di Pantai Kuripan ini ya kalau dibandingkan dengan yang ada di wilayah Kecamatan Denok itu lebih aman,” kata Rusmanto, Minggu (20/9/2026).

Meski demikian, kondisi pesisir tetap perlu diantisipasi. Salah satu langkah yang dilakukan DLH adalah memperkuat vegetasi pesisir melalui penanaman mangrove.

Menurut Rusmanto, penanaman mangrove tidak hanya diarahkan sebagai upaya menghadapi dampak rob, tetapi juga memiliki fungsi ekologis bagi kawasan pesisir.

“Tetapi memang kita melakukan langkah antisipasi dengan penanaman mangrove ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, keberadaan mangrove di kawasan pesisir diharapkan dapat memberikan manfaat ganda.

Selain membantu dalam penanganan dampak rob, kawasan mangrove juga dapat menjadi habitat yang mendukung kehidupan berbagai organisme laut.

“Jadi nanti selain kita untuk penanganan robnya, kita juga bisa menumbuhkan ekosistem laut yang lebih baik,” jelasnya.

Di sisi lain, perubahan kondisi garis pantai juga menjadi perhatian.

Rusmanto menyebut secara umum terdapat pengurangan atau penyusutan pantai setiap tahunnya.

Angka tersebut menunjukkan adanya perubahan garis pantai yang berlangsung dari tahun ke tahun di kawasan pesisir secara umum.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya menjaga kawasan pantai melalui pendekatan berbasis ekosistem.

Penanaman mangrove kemudian menjadi salah satu langkah yang dilakukan DLH Kabupaten Batang dalam mengantisipasi persoalan pesisir, bersamaan dengan upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut di kawasan tersebut.

“Kalau secara umum ya, secara umum memang kurang lebih di per tahunnya, per tahunnya ini ada pengurangan pantai itu kurang lebih sekitar 20 sampai 40 senti,” tutupnya.