www.Seputar Usaha.com.ǁJawa Tengah,1 September 2026-Rumah Djarwoto (51), warga Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, mengalami kebakaran akibat korsleting listrik, pada Minggu (30/8/2026), sekira pukul 13.00 WIB.
Djarwoto sendiri sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh harian lepas.
Merespon musibah tersebut, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Banyumas memberikan bantuan berupa sembako ke rumah korban, Selasa (1/9/2026).
Plt Dinsos P3A Banyumas, Budi Surhayanto mengatakan, sesuai kewenangan tugas dan fungsi, pihaknya hanya memberikan kebutuhan dasar sembako.
Warga kategori miskin yang mengalami musibah seperti kebakaran, menjadi sasaran penerima manfaat bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.
“Dasarnya laporan dari desa. Karena akibat kejadian tersebut, korban menjadi tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” katanya kepada tribunbanyumas.com.
Budi menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh Pemkab Banyumas sudah terbagi berdasarkan kewenangan masing-masing OPD.
Dari Dinsos P3A kaitannya kebutuhan dasar sembako dan pengungsian bila diperlukan.
Bantuan fisik, biasanya dari Dinperkim atau Baznas, sedangkan sisi kedaruratan dari BPBD/ Pemadam Kebakaran.
“Semoga bantuan sembako yang kami berikan dapat bermanfaat bagi korban,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Desa Pangebatan, Agus Suroto menjelaskan, rumah warganya bernama Djarwoto mengalami musibah kebakaran pada hari Minggu, siang hari.
Penyebabnya karena korsleting listrik di salah satu kamar bagian depan.
Taksiran kerugian sekira Rp 50 juta, terdiri dari atap dua kamar bagian depan ukuran 7×5 meter per segi beserta perabotannya ditambah satu unit motor listrik.
Semua barang tersebut dalam kondisi hangus.
“Saat kejadian, warga sekitar beramai-ramai berusaha memadamkan api dan memanggil mobil pemadam kebakaran.
Sehingga kebakaran segera dapat dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan sebelah,” ungkapnya menceritakan kronologis kejadian dalam permohonannya kepada Dinsos P3A.
